TENAGA KERJA : Buruh Minta Pengusaha Beri Kesempatan Diklat

compact_buruh__16_

JAKARTA–Kalangan pekerja/buruh meminta para pengusaha memberi waktu dan bantuan pendanaan untuk meningkatkan kualitas kerja dengan melanjutkan pendidikan/pelatihan.

Hal itu dimaksudkan agar produktivitas dan kualitas pekerja/buruh meningkat, apalagi sebagian besar tenaga kerja lokal masih kurang kompeten di bidangnya.

Tercatat saat ini sekitar 81,1 juta orang tenaga kerja kurang kompeten dan hanya ada 20,4 jutaan orang pekerja yang kompeten.

Menurut Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) Timboel Siregar, para pengusaha juga harus memandang pelatihan kerja sebagai investasi sumber daya manusia.

“Para pekerja/buruh menyadari pendidikan penting dalam meningkatkan kualitas kerja, sehingga diperlukan kerja sama dan dukungan dari pengusaha,” ujarnya dalam diskusi Kompetensi dan Produktivitas Kerja, Rabu (20/2/2013).

Timboel menjelaskan pengusaha dapat berperan dalam mengalokasikan dana untuk pelatihan pekerja, bekerja sama dengan serikar pekerja/serikat buruh (SP/SB).

Untuk fokus pendidikan/pelatihan dapat pada bidang kejuruan tertentu, termasuk peningkatan peran balai latihan kerja (BLK) secara kualitas dan kuantitas.

“Pemerintah juga harus berpihak pada industri nasional, baik untuk infrastruktur, energi dan akses pasar,” jelasnya.

By : Rochmad Fitriana

Posted on Februari 21, 2013, in Informasi & Berita. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: