Tuntut UMK, Buruh Ancam Mogok Nasional pada April

150949_475

TEMPO.CO, Depok – Presiden Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Andi Gani, menyatakan masih banyak perusahaan yang belum tertib membayar karyawannya sesuai dengan ketentuan upah minimum kota (UMK) yang baru.

Separuh dari total 400 industri yang ada di Jawa Barat malah mengajukan permohonan penundaan UMK kepada Gubernur. Pengajuan itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Barat mengenai penundaan pembayaran UMK.

“Dua bulan terakhir ini mereka bilang enggak mampu bayar. Jika eskalasi enggak berjalan dan mereka tetap menunda, April akan ada mogok 10 juta buruh,” kata Presiden Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Andi Gani, kepada wartawan di Depok, Senin, 25 Februari 2013.

Dari 400 industri tersebut, Bekasi adalah kawasan industri terbanyak yang mengajukan permohonan penundaan. Bekasi adalah kawasan industri terbesar di Jawa Barat. Menurut Andi, perusahaan boleh saja menunda pembayaran UMK 2013 jika mereka benar-benar tidak mampu.

Ketidakmampuan itu harus dibuktikan dengan pembukuan perusahaan yang menunjukkan kerugian berturut-turut dua tahun. Pembukuan bukti itu juga harus dilakukan oleh auditor independen. “Memang kenaikan UMK ini berdampak pada biaya perusahaan. Tapi jangan langsung mengklaim rugi,” kata Andi.

Sejatinya, kata Andi, pembayaran UMK mulai dilakukan per 1 Januari 2013. Banyak perusahaan yang menunda membayar sesuai UMK dan berjanji akan memulainya pada Maret 2013.

Posted on Februari 27, 2013, in Informasi & Berita. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: