Meneg BUMN Didesak Selesaikan Pelanggaran Ketenagakerjaan

Senin, 11 Maret 2013 – 12:20 • Topik: dahlan-iskan

Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) khususnya di bidang Ketenagakerjaan nyatanya sampai saat ini masih melakukan pelanggaran, mulai dari upah di bawah standar minumum, kontrak berkelanjutan (oursourcing), privatisasi perusahaan BUMN, dan yang lebih parah adalah terjadinya tindak pemberangusan serikat pekerja (Union Busting). Perusahaan-perusahaan tersebut menurut Gerakan Bersama Buruh/Pekerja di BUMN (Geber-BUMN) adalah, PT. Merpati, PT. ASDP, PT. Telkom Indonesia, PT. ASKES, PT. PLN, Pensiunan Perum Peruri, dan PT. Pertamina.

Koordinator Geber-BUMN, Ais mengatakan atas berbagai pelanggaran tersebut, para Direksi pengelola BUMN bahkan Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan, dan Menakertrans Muhaimin Iskandar juga telah melakukan pembiaran. Meskipun berbagai institusi ataupun Komisi Negara yang berkompeten telah mengeluarkan rekomendasi.

Oleh karenanya, lanjut Ais Geber-BUMN meminta dan mendesak Meneg BUMN agar bertanggung jawab dan menghapus praktek sistem kerja kontrak (oursourcing) di tubuh perusahaan BUMN, meminta dan mendesak Meneg BUMN agar bertanggung jawab dan memberikan kebebasan berserikat bagi pekerja perusahaan BUMN dan mitra agar tidak terjadi lagi pemberangusan serikat (Union Busting).

“Kami juga mendesak Meneg BUMN mencegah agar tidak terjadi privatisasi di tubuh perusahaan BUMN, mendesak Meneg BUMN guna menyelesaikan dan setelahnya memberhentikan Direksi-Direksi BUMN yang memiliki permasalhan Ketenagakerjaan,” tegas Ais dalam diskusi di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/3/2013).

Lain itu Ais melanjutkan, pihaknya juga mendesak Komisi IX DPR agar segera meminta pertanggungjawaban kepada Presiden atas terjadinya “kekacauan” penyelesaian soal ketenagakerjaan yang tidak pernah tuntas. “Bila hal tersebut tidak segera diselesaikan, tidak menutup kemungkinan akan terjadi lagi mogok kerja nasional di perusahaan-perusahaan BUMN,” katanya.

Berikut berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh BUMN dibidang Ketenagakerjaan, mulai dari upah tidak layak, oursourcing hingga pemberangusan serikat pekerja, diantaranya:

1. PT. Telkom, outsourcing dan kontrak kerja yang berulang-ulang terhadap pekerja di PT. GSD. Saat ini para pekerja bermukim di Komnas HAM menunggu penyelesaian. Pekerja tergabung dalam Federasi ASPEK.

2. PT. Pertamina, outsourcing dan pengabaian hak atas ksejahteraan. Pekerja tergabung dalam Konfederasi KASBI. Saat ini, PT. Pertamina malah sedang menggugat KASBI.

3. PT. PLN, outsourcing di pekerjaan inti dan tindakan anti serikat. Meski keabsahan SP PLN tegas “dimenangkan” di PHI akan tetapi tidak dilibatkan dalam pembuatan PKB.

4. PT. Merpati Nusantara Airline, tindakan anti serikat, PHK sepihak terhadap para pengurus serikat. Pekerja tergabung dalam Forum Pegawai Merpati-FPM.

5. Perum Peruri, pengabaian ketentuan dana pensiun bagi pensiunan pegawai. Manfaat yang diperoleh tidak sesuai dengan UUK No. 13, dan hal ini sudah berlangsung dari tahun 2003.

6. PT. ASDP, tindakan anti serikat, PHK sepihak dan penghentian atas upah Ketua Serikatnya (SP IF). Dugaan pidana Union Busting diproses di Polda Metro Jaya dan dugaan pidana upah di Kemenakertrans, pengawasan norma ketenagakerjaan. Pekerja tergabung dalam Federasi BUMN Bersatu (FSBU).

7. PT. Askes, tindakan anti serikat, PHK sepihak dan penghentian atas upah Ketua Serikatnya (SKASI). Lainnya, pengabaian atas hak tunjangan jabatan, hak cuti beserta tunjangannya dan hak-hak lainnya serta demosi semena-mena. Saat ini Dirut-nya (mantan) sudah menjadi tersangka dan gugatan 4 orang pekerja atas hak-haknya pun sudah dimenangkan di MA. Persoalan ini sudah berlangsung 3 tahun dan belum diselesaikan. Meski oleh Dirut PT. Askes yang baru sekalipun. Pekerja belum dipekerjakan kembali, upah masih tetap belum dibayarkan dan bahkan putusan MA juga belum dijalankan.

Posted on Maret 12, 2013, in Informasi & Berita. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: